Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

Anak Pengejar Surga


"Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal"

saya jadi teringat lagu bang iwan nih atas pengalaman kemarin saat berkendara motor & berhenti traffic light. 

Melihat seorang anak kecil yang kusam, hitam, dekil, blepotan, tanpa alas kaki tapi penuh tnggung jwb.  Sesekali kepala nya berbalik ke arah seorang wanita tua yg duduk d trotoar jalan & beralaskan kursi yg memiliki roda 4 yang dirakitnya sndiri agar bisa berjalan.


Dgn penuh keringat ank itu menenteng beberapa koran yg terbungkus kantong plastik bening untuk d tawarkan kepada pngendara yg sedang berhenti termasuk saya krn lampu merah. Ada yang menggertaknya utk pergi, ada yg memberi isyarat dgn tngan menandakn tdk ingin membeli & ada pula pngendara yg mmbeli koran yang dijual anak itu.

Mungkin sy termasuk pengendara yg tdk membeli koran ank itu, krn saat itu uang di kantong saya pas2an.
Setelah mengelilingi pengendara yg berhenti, sy terkejut melihat ank itu berlari ke arah wanita tua yg berada d pinggir jalan & memberikan uang hasil jualan sebuah korannya tadi. 

Tersenyum anak itu Penuh rasa bangga, rasa cinta, rasa tanggungjwab dgn mengucap cukup satu kata "ma'..." sambil memegang uangnya utk d berikan.Ternyata wanita tua itu adalah ibu dr ank pnjual koran tersebut.

Cukup terpukul & tersentuhnya perasaan ini sebagai anak yg melihat seorang ank yang masih sangat kecil & miskin, penuh perjuangan dgn cara yang halal, begitu melindungi ibu nya, begitu memperhatikan ibunya, begitu mengutamakn ibunya.

Dimana letak kepekaan kita sebagai anak untuk mencontohi niat tulus anak kecil tersebut?? Apa kh kita sebagai seorang anak sdh bisa & pernah melayani seorang ibu dgn penuh keikhlasan???

Janganlah berfikir jika ank pinggiran adalah utusan seorang "Bos" yg dperintahkan utk meminta2 djalan. Mungkin tidak semua ank jalanan seperti itu. jgnlah terlalu berfikir buruk & meremehkan mereka. Krn salah satu dari mereka bahkan lebih banyak dari kita adalah penghuni surga.

Memberi lah dgn ikhlas selagi mereka memang berusaha bukan dgn meminta & memberilah  bukan dengan perhitungan "1000x20 kndaraan x 30 hari".

karena Bukan dari besarnya pemberian kita, tapi dari besarnya ketulusan kita
Tersenyumlah melihat mereka bisa trsenyum
Indahnya berbagi...!!

Selasa, 18 September 2012

cerita kehidupan "indahnya berbagi"


Seorangg anak kecil duduk diantara anak tangga di sebuah bangunan dengan topi di kakinya.

Dia memegang sebuah papan yangg bertuliskan :"aku buta, tolong aku." Saat itu hanya ada beberapa koin saja di dalam topinya.

Seorg pria melintas di depannya. Dia mengambil beberapa koin dalam kantongnya & menaruhnya ke dalam topi anak tsb . Pria itu kemudian mengambil papan pada anak kecil itu, membalikkan papan itu & menulis beberapa kata, menaruhnya kembali & berjalan meninggalkan anak kecil tsb.

Segera topi itu terisi & smakin penuh. Begitu banyak orang memberikan uang kepada anak kecil yang buta itu. Pada sore harinya pria yg mengganti tulisan di papan melintas kembali untuk melihat perubahan apa yg terjadi.

Anak kecil itu mengenali suara langkah kakinya & bertanya : "apakah kamu yg mengganti tulisan pada papanku pagi hari ini? Apa yg kamu tulis?"
Pria tsb menjawab,"aku menulis yang sebenarnya. Aku menulis apa yg kamu tulis hanya dgn cara yg berbeda'.
Aku menulis,"hari ini adalah hari yg indah, hanya saja aku tidak bisa melihatnya."

Kedua kalimat tsb memberi arti yg sama bahwa anak kecil itu tidak bisa melihat (buta).

Kalimat 1 memberitahukan secara langsung bahwa anak kecil tsb buta, sedangkan kalimat 2 memberitahukan bahwa mereka sungguh beruntung bahwa mereka tidak buta.

Rabu, 12 September 2012

Cerita Kehidupan "Kasih Sayang Istri"


Baca nya jgn setengah2 yah..
Jam 10 malam trjadi prcakapn suami istri,  

ISTRI : "Sayang.., kita ketemuan ditempat awal kita bertemu ya, Aku menunggumu dsni"

SUAMI : "Baiklah..aku akan membereskan pekerjaanku dikantor untuk esok hri dulu ya" 

ISTRI : "Kamu Lebih memilih pekerjaan untuk esok hari  dibanding aku...?! 

SUAMI :  "Jgn khawatir, aku akan segera kesana, ok..?!

ISTRI :  "Ok, aku akan menunggumu..." 

Jam demi jam berlalu, Temannya datang lebih banyak & Suami malah ngopi²  dulu smpe akhirnya dia lupa wktu. Sang suami itu melihat HPnya & ada 4 msg & 10 missed calls. Dia mematikan HP nya s'olah2 Baterainya hbis

Jam 1 pagi
Kaerna kecapekan sang suami itu langsung pulang, sampe dirumah ia melihat mertuanya menangis menanti kedatangannya.

MERTUA : (sambil menangis) "Barusan ada orang dr kepolisian & sekarang di Rumah Sakit menelpon, tas istrimu dijambret & dia berusaha melawan sehingga para perampok menusuknya dgn pisau & memukulnya hingga tewas..!

SUAMI : "Jgn Bercanda bu..!! Tadi dia msih mghubungi saya.."

Sang suami itu menyalakan kembali HP nya & melihat sms yg dikirim istrinya pada 

Jam 11 mlm  "Sayang, kmu dimna..? 

Jam 11: 30 mlm
"Sayang, knp HPmu mati..?

Jam 11: 45 mlm 
Sayang,
ada sekumpulan pria mengikutiku, Aku takut, Kmu dmna Sayang..?

Jam 12 mlm 
"HAPPY  ANNIVERSARY SAYANG, aku cinta padamu, Tadinya Aku ingin mengucapkan secara langsung, tetapi sepertinya aku tdk akan bertemu kamu malam ini, Selamat Malam Sayang, ku harap kamu tidak Kedinginan & Sakit ketika smpe di rumah.."
________________
--------------------

kita tdk akan tahu kpn kita akn khilangn org yg kita Cintai Tunjukkan stiap hari Seberapa besar kita mencintai mereka Krn kita tdk akan pernah tahu, kpn 'saat' itu tiba.

Cerita Kehidupan "Rp.1000 & Rp.100.000"


Kisah uang Rp 1000 dan Rp 100.000

Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan dari Bank Indonesia..Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat..

3 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja didalam dompet seorang pemuda..

Kemudian  terjadilah percakapan diantara kedua uang tersebut.
Rp 100.000 : "hei Rp.1000, kenapa badan kamu begitu lusuk,kotor,dan bau amis...?"

Rp.1000 :  "karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang2 bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis.Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?"

Rp. 100.000 : "karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di Mall dan juga dihotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet"

Rp 1000 : " pernahkah engkau mampir ditempat Ibadah? "

Rp.100.000 : "Belum pernah"

Rp 1000 pun berkata lagi,  : " ketahuilah walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di MESJID dan ditangan anak2 Yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada TUHAN. Aku tidak dipandang manusia bukan sebuah nilai tapi yg dipandang adalah sebuah manfaat...

(Akhirnya menangislah uang Rp 100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tapi tidak begitu bermanfaat selama ini.)

Jadi...bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaatnya penghasilan anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan...

Semoga kita termasuk golongan orang2 yg selalu mensyukuri nikmat dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat SOMBONG.. Amiiiin

cerita kehidupan "orang pintar dan Ustadz"


Ada seorang pemuda (pemuda) yg lama sekolah ‎​di Inggris lalu kembali ke tanah air. Sesampainya di kampung halamannya,  dia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Ustad (Ust) untuk bisa menjawab 3 pertanyaannya.

Akhirnya Oragn tua pemuda itu mendapatken ustad..

Pmd: Anda siapa..? & apakah bs menjawab pertanyaan2 sy?

Ust: Saya hamba Allah & dgn izin-Nya, saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pmd: Anda yakin? Sedangkan Profesor & banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Ust: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pmd: Saya punya 3 buah pertanyaan:
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya?
2. Apakah yang dinamakan Takdir?
3. Kalau setan diciptakan dari api, kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan sebab mereka memiliki unsur yg sama?
Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba2 Ustad tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras (sambil menahan sakit):
Pmd: Kenapa anda marah kepada saya?

Ust: Saya tidak marah...
Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan ke saya.

Pmd: Sy sungguh2 tidak mengerti!

Ust: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pmd: Tentu saja sy merasakn sakit!

Ust: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ad?

Pmd: Ya!

Ust: Tunjukan pd sy wujud sakit itu!

Pmd: Sy tidak bisa!

Ust: Itulah jawaban pertanyaan per1, kt smua merasakn keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya. Apakah tadi mlm anda bermimpi akan ditampar oleh sy?

Pmd: Tidak!

Ust: Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pmd: Tidak!

Ust: Itulah yang dinamakan Takdir! Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan tuk menampar anda?

Pmd: kulit!

Ust: Terbuat dari apa pipi anda?

Pmd: kulit!

Ust: Bagaimana rasanya tamparan sy?

Pmd: sakit...

Ust: Walaupun Setan terbuat dari api & Neraka terbuat dari api, jika
Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tmpat menyakitkan tuk setan.

Cerita Kehidupan "Serba Insya Allah"


Jangan galau yah klo ada yg nanya soal 'kapan nikah' jawabannya kaya gini aja...
A : "Mba / Mas, mau nikah ya?"
B : "Insya اَللّهُ mau lah.. Kan sunnah Rasulullah.."
A : "Dah punya calon?"
B : "Alhamdulillah sudah, kan sudah ditulis sama اَللّهُ di Lauhul Mahfudz"
A : "Siapa dia?"
B : "Insya اَللّهُ dia adalah lelaki/wanita pilihan اَللّهُ"
A : "Mengapa mau nikah sama dia?"
B : "Insya اَللّهُ memilih dia karena اَللّهُ"
A : "Bagaimana nanti ketemunya?"
B : "Yakin saja, اَللّهُ punya cara yang tak pernah kita duga.
     Percaya saja sama اَللّهُ "
A : "Lhahhh, kapan donk nikahnya?"
B : "Hmmm.. اَللّهُ Maha Tahu kok kapan waktu yang tepat dan terbaik"
A : "Trus, dmana ketemunya?"
B : "Tenang.. Masih di bumi اَللّهُ, kalau toh memang tidak di dunia.
     Insya اَللّهُ di surganya اَللّهُ "
A : "Jadi.."
B : "Serahkan pada اَللّهُ, niatkan tuk menggapai ridha-Nya semata.
     Insya اَللّهُ beres! ^_^"

# Pesan seorang ustadzah, apapun yang berkaitan dengan rezeki (termasuk jodoh), jangan diletakkan di hati! "Tapi benar2 serahkan pada اَللّهُ"

Semoga bermanfaat..

bagikan di teman :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More